Featured Post

Recommended

Biodata dan Profil Dayana, gadis asal Kazakhstan yang viral karena ingin dinikahi Fiki Naki

YouTuber Fiki Naki kembali disorot netizen Indonesia, doi diajak menikah oleh seorang gadis bernama Dayana asal Kazakhstan, Seperti apa sos...

Sejarah Kemiripan Bendera Monaco, Indonesia dan Polandia

Sejarah Kemiripan Bendera Monaco, Indonesia dan Polandia


Bendera nasional merupakan lambang kebanggaan suatu Negara. Mempermainkan bendera sama saja dengan menghina lambang Negara dan Negara itu sendiri. Dalam beberapa tahun terakhir, Negara kita dihebohkan dengan insiden bendera Indonesia yang terbalik pada pagelaran SEA Games 2017 di Kuala Lumpur dan juga tersiar kabar bahwa bendera yang digunakan oleh Lalu Muhammad Zohri, pemenang lari 100 m kejuaraan Dunia Atletik U-20 di Finlandia, merupakan bendera Negara Polandia.


Tak bisa dipungkiri, bendera nasional kita memang memiliki kemiripan dengan Negara Polandia, terlebih lagi dengan Negara Monako yang jika dilihat sekilas sama persis. Tapi tahukah kalian bahwa sesungguhnya bendera dari 3 Negara tersebut sebenarnya memiliki perbedaan, berikut kami sampaikan perbedaan dari 3 bendera tersebut.


Polandia


Polandia

Polandia adalah salah satu negara yang menggunakan warna merah dan putih sebagai bendera negaranya. Bedanya, Bendera Polandia terdiri atas dua garis horizontal dengan lebar yang sama, bagian atas putih dan bagian bawah merah dengan rasio 5:8. Dua warna tersebut didefinisikan dalam konstitusi Polandia sebagai warna nasional.


Nah, bendera Polandia diresmikan sebagai warna nasional pada tahun 1831. Hal itu didasarkan atas tincture (warna) khas dari lambang dua negara konstituen Persemakmuran Polandia-Lituania, yaitu Elang Putih dari Polandia dan The Pursuer of Lituania, seorang ksatria berkulit putih yang menunggangi kuda putih lengkap dengan perisai merah.


Sebelum itu, tentara Polandia memakai kombinasi berbagai warna. Bendera nasional secara resmi diadopsi pada tahun 1919. Sejak tahun 2004, Polish Flag Day dirayakan pada tanggal 2 Mei.


Monaco


Monaco

Negara selanjutnya yang menggunakan warna dasar merah dan putih pada bendera negaranya adalah Monako. Bendera nasional Monako terdiri atas dua strip horizontal yang sama, merah (atas) dan putih (bawah) Sama halnya dengan Indonesia. Perbedaannya terletak pada rasio ukurannya, yakni 4:5.


Warna Merah dan Putih sudah menjadi corak khas The House of Grimaldi paling tidak semenjak 1339, namun dengan desain yang berubah-ubah. Desain dua warna diadopsi pada tanggal 4 April 1881, di bawah pimpinan Pangeran Charles III.

Bendera nasional Monako ini bisa dibilang sama persis dengan warna bendera Indonesia. Bendera Monako yang asli (berbentuk sama dengan Bendera negara Monako tapi dengan gambar simbol negara versi sebelumnya di tengahnya) sudah digunakan sejak awal kerajaan ini berdiri, kecuali saat Monako di-aneksasi Perancis pada periode 1793-1814. Bentuknya kini yang lebih sederhana mulai digunakan sejak 4 April 1881. Hmm..Tapi lebih dulu mana ya dengan bendera Indonesia?


Indonesia


Indonesia

Kalau melihat sejarah dari kedua bendera di atas yang umurnya terbilang cukup tua, agak pesimis juga ya menyebut Indonesia sebagai pemilik warna merah putih pertama. Tapi untuk lebih jelasnya mari kita bahas sama-sama.


Bendera nasional Indonesia, yang dikenal sebagai Sang Saka Merah Putih ("Merah Putih") didasarkan pada bendera Kerajaan Majapahit pada abad ke-13 di Jawa Timur.


Bendera itu sendiri diperkenalkan dan dikibarkan secara resmi di hadapan dunia pada upacara Hari Kemerdekaan Indonesia, tanggal 17 Agustus 1945 yang dijahit oleh Fatmawati istri dari presiden pertama Indonesia. Desain bendera masih tetap sama sampai sekarang.


Bendera Majapahit

Warna merah putih berasal dari bendera Kerajaan Majapahit pada abad ke-13 atau sekitar tahun 1293. Pasti udah pada tahu sama Majapahit kan? Majapahit pernah memiliki daerah kekuasaan sampai Afrika lho. Oia, lanjut, Kemudian, warna-warna itu dihidupkan kembali oleh para mahasiswa dan para nasionalis di awal abad 20 sebagai ekspresi nasionalisme melawan Belanda.


Ada juga cerita lain tentang bendera Indonesia, yang secara signifikan berhubungan dengan bendera Belanda. Bendera merah-putih dikibarkan untuk pertama kalinya di Jawa pada tahun 1928. Di bawah kolonialisme Belanda, setiap urusan menggunakan bendera Belanda (merah-putih-biru). Sedangkan bendera Indonesia dilarang berkibar. Sebagai simbol perlawanan terhadap Belanda, kaum nasionalis Indonesia dan gerakan kemerdekaan merobek bendera Belanda. Mereka merobek bagian bawah bendera, dan memisahkan warna merah dan putih dari warna biru. Alasan utamanya adalah karena biru pada bendera Belanda dipahami sebagai berdiri untuk aristokrasi "berdarah biru". Sebaliknya, warna merah mewakili darah yang tertumpah dalam Perang Kemerdekaan, sedangkan putih bisa dipahami untuk melambangkan kemurnian Indonesia.


Lambang Majapahit

Sistem ini diadopsi sebagai bendera nasional pada tanggal 17 Agustus 1945, ketika kemerdekaan diumumkan dan telah digunakan sejak saat itu. Nama resminya adalah Sang Dwiwarna atau Sang Saka Merah Putih sesuai dengan Pasal 35 UUD 1945. Bendera ini juga biasa disebut Bendera Merah Putih, Sang Dwiwarna, atau Sang Saka Merah Putih. Bendera Pusaka adalah bendera yang dikibarkan di depan rumah Soekarno beberapa saat setelah dia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Bendera Pusaka ini adalah dijahit oleh Ibu Fatmawati Soekarno, dan dikibarkan setiap tahun di depan istana presiden pada saat upacara hari kemerdekaan. Namun, karena dianggap terlalu rapuh, Bendera Pusaka dikibarkan untuk yang terakhir kalinya pada 17 Agustus 1968.


Untuk Ukuran bendera telah dijelaskan dalam Undang-undang Dasar (UUD) 45, UU Nomor 24/2009, dan Peraturan Pemerintah Nomor 40/1958 tentang Bendera Kebangsaan Republik Indonesia. Rasio 2:3 digunakan khusus untuk penggunaan di lapangan Istana Kepresidenan.


Merah berarti keberanian, sedangkan putih berarti kemurnian. merah tersebut merupakan tubuh manusia atau kehidupan fisik, sedangkan putih melambangkan jiwa manusia atau kehidupan rohani. Bersama-sama mereka berdiri untuk melengkapi manusia.


Secara tradisional, sebagian besar masyarakat Indonesia telah menggunakan merah dan putih sebagai warna suci mereka, pencampuran warna gula (warna merah berasal dari gula kelapa atau Gula aren) dan beras (berwarna putih). Sampai hari ini, keduanya merupakan komponen utama masakan Indonesia setiap hari. Rupanya, penduduk Kerajaan Majapahit juga menggunakan konsep ini dan dirancang sebagai bendera merah dan putih.


KESIMPULANNYA :

 

  • Polandia, menggunakan corak bendera putih-merah pada tahun 1831.
  • Monaco, menggunakan corak bendera merah-putih pada tahun 1339 (itupun desainnya masih berubah-ubah).
  • INDONESIA, menggunakan corak bendera MERAH PUTIH sejak jaman Kerajaan Majapahit berdiri tahun 1293


INDONESIA adalah yang PERTAMAX menggunakan bendera MERAH PUTIH dan tidak pernah mengalami perubahan desain bendera. Walaupun sering terjadi pergolakan di dalam negeri, perubahan sistem pemerintahan, penjajahan oleh kaum imperialisme, MERAH PUTIH akan tetap berkibar!! MERDEKA!!!!

Biografi dan Profil Lengkap Jungkook BTS

Biografi dan Profil Lengkap Jungkook BTS


Jeon Jeong-guk (Hangeul: 전정국) atau dikenal dengan nama Jungkook selalu menjadi fokus para pecinta music Korea atau K-popers, terutama untuk para Army sebutan untuk penggemar BTS (fans BTS).


Anda akan menemukan bahwa anggota BTS termuda yang dijuluki "Golden Maknae" itu dikenal sangat multitalenta. Selain memiliki suara emas yang mampu menyentuh hati pendengarnya, Jungkook juga pandai menari.


Baru-baru ini, Jungkook menjadi OST film Jepang dengan menjadi produser lagu "Film Out" yang menjadi topik trend dunia di Twitter. Tak hanya itu, Jungkook juga memiliki bakat lain yang tidak terhitung jumlahnya. Sebagai contoh yaitu melukis.


Nah, bagi para Army baru tentu harus mengetahui profil lengkap dan fakta menarik dari seorang pria asal Busan ini. Dikutip dari berbagai sumber, berikut Profil dan fakta menarik seputar Jungkook.


Profil dan Biodata Jungkook BTS

Nama Lengkap : Jeon Jeong-Guk
Nama Panggung : Jungkook
Tempat Lahir : Busan, Korea Selatan
Tanggal Lahir : Senin, 1 September 1997
Zodiak : Virgo
Agama : Non-agama
Berat : 66 kg
Tinggi : 178 cm
Pekerjaan : - Penyanyi
- Penari
- Produser Rekaman
Tahun Aktif : 2013 - sekarang
Posisi : - Vokalis Utama
- Rapper Utama
- Sub Rapper
- Center
- Magnae
Golongan Darah : A
Hobi : Menggambar
Sosial Media : - Instagram


Biografi Jungkook



Lahir di Busan, Korea Selatan pada tanggal 1 September 1997, nama lengkapnya adalah Jeon Jeong-guk dan ia menggunakan Jungkook sebagai nama panggungnya. Lelaki berzodiak virgo ini memiliki tinggi 178 cm dan berat 66 kg.


Jungkook yang kini berusia 23 tahun dan terkenal suka makan semua jenis makanan ini mempunyai golongan darah A. Posisinya di BTS adalah penyanyi utama, penari utama, sub-rapper, dan juga center.


Awal Debut


Jungkook memulai debutnya bersama BTS pada 13 Juni 2013 dengan lagu No More Dream dari album perdana 2 Cool 4 Skool. Sebelum bergabung dengan Big Hit Entertainment, Jungkook dilirik banyak sekali agensi.


Namun, ia memilih masuk Big Hit Entertainment karena melihat Rap Monster dan menganggapnya begitu keren. Sebelumnya, Jungkook juga pernah mengikuti audisi Superstar K namun gagal.


Keluarga Jungkook


Sebelum pergi ke Seoul untuk meniti kariernya di dunia entertainment Korea, Jungkook menetap bersama keluarganya di Busan. Keluarganya terdiri dari ayah, ibu, dan seorang kakak laki-laki bernama Jung Hyun.


Jungkook merupakan anak bungsu. Ia sempat mengungkap mengenai paras sang ayah yang menurutnya sangat tampan sehingga membuat sang ibu jatuh hati. Diketahui, Jungkook bersama ayah dan kakaknya piawai dalam hal menggambar.


Pendidikan


Saat SMP, pelantun tembang 'Still With You' itu bersekolah di SMP Baek Yang. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Sekolah Seni Pertunjukan Seoul, Global Cyber University dan lulus pada Februari 2017 lalu.


Kesukaan


Jungkook yang dikenal hobi makan itu dikabarkan menyukai segala sesuatu yang dibuat dari olahan tepung seperti pizza, dan roti. Jungkook juga begitu menyukai berbagai makanan manis seperti donat dan es krim.


Untuk warna kesukaannya adalah hitam. Ia juga suka bermain games, menggambar, dan berlatih tinju. Pelantun tembang 'Euphoria' itu juga suka dengan mengedit video, fotografi, serta mendengarkan musik.


Karier

Bangtan Boys ( BTS)


Jungkook memulai debut bersama BTS atau Bangtan Boys pada 13 Juni 2013, dengan lagu No More Dream dari album perdana 2 Cool 4 Skool.


Posisi Jungkook di BTS adalah main vocalist (vokalis utama), lead dancer (penari), sub-rapper, dan center.


Ia juga beberapa kali ikut serta dalam penulisan lagu-lagu yang dibawakan oleh BTS, seperti Begin (lagu solo Jungkook di album Wings) dan Magic Shop.


Ia adalah maknae (anggota termuda) di BTS dan mendapat julukan "Golden Maknae" karena serba bisa (menyanyi, menari, rap, dan olahraga). Bersama dengan 2 anggota BTS termuda yang lain yaitu Jimin dan V, mereka bertiga mendapat julukan sebagai "Maknae Line".


Bersama dengan anggota BTS lainnya, ia memenangkan sejumlah penghargaan dan tampil di beberapa acara penghargaan di Korea yaitu Mnet Asian Music Awards (MAMA), Melon Music Awards (MMA), Asian Artist Awards (AAA), Golden Disc Awards (GDA), Seoul Music Awards (SMA), Soribada Awards, serta di Amerika yaitu American Music Awards (AMAs), dan Billboard Music Awards (BBMAs).


Fakta Tentang Jungkook


  • Nomor favoritnya adalah 1 (satu).
  • Warna favoritnya adalah hitam, putih, dan merah.
  • G-Dragon BIGBANG adalah panutannya.
  • Dia memiliki kebiasaan aneh di mana dia sering mengendus karena rinitis. Dia juga menggeliat-geliat jarinya.
  • Dia adalah anggota yang menghabiskan banyak waktu di kamar mandi.
  • Dia adalah anggota yang paling kotor karena dia memiliki kamar yang berantakan.
  • Dia suka sepatu dan rias wajah.
  • Makanan kesukaannya adalah apa saja dengan tepung.
  • Dia benar-benar ingin mengunjungi Australia.
  • Tipe ideal Jungkook adalah seseorang yang setidaknya 168 cm tetapi lebih kecil darinya, adalah istri yang baik, pandai memasak, pintar, memiliki kaki yang cantik, dan baik. Juga seorang gadis yang menyukainya dan pandai menyanyi.

 Biografi Nissa Sabyan dan Profil Lengkapnya

Biografi Nissa Sabyan dan Profil Lengkapnya


Meningkatnya popularitas penggunaan media umum juga membuat sosok cantik ini menjadi salah satu selebgram yang memiliki banyak pengikut. Dia adalah Nissa Sabyan, vokalis / penyanyi dari grup Gambus Sabyan, dan sekarang memiliki hampir 300.000 pengikut di Instagram. Nama Nissa Sabyan sangat terkenal di dunia maya, karena ia kerap meng-cover lagu-lagu Arab melalui Youtube dan Instagram untuk mengekspresikan suaranya.


Video Nissa Sabyan menyanyikan lagu religi Timur Tengah telah dilihat ratusan juta kali di YouTube dan menjadi topik hangat di YouTube.


Sejak nama Nissa Sabyan muncul di YouTube, subscribernya bahkan sudah melebihi 3 juta. Bagaimana Profil, Kehidupan dan Biografi Nissa Sabyan?


Profil dan Biodata Nissa Sabyan

Nama Lengkap : Khoirunnisa
Nama Panggilan : Nissa Sabyan
Tempat Lahir : Lumajang, Jawa Timur
Tanggal Lahir : Minggu, 23 Mei 1999
Agama : Islam
Pasangan : -
Profesi : - Selebgram
- Vokalis Sabyan Gambus
Tahun Aktif : 2017 - Sekarang
Ayah : H. Komar
Ibu : -
Sosial Media : - Instagram


Biografi Nissa Sabyan


nissa sabyan

Nissa Sabyan adalah seorang penyanyi di sebuah grup music gambus bernama Sabyan. Nama asli Nissa Sabyan adalah Khoirunnisa. Ia lahir di Jakarta pada tanggal 23 Mei 1999.


Sekolah Nissa Sabyan


Nissa telah bergabung dengan Sabyan Gambus semenjak kelas 2 SMA. Ia diketahui bersekolah di SMK Negeri 56 Jakarta dengan jurusan Ototronik yaitu sebuah jurusan yang mempelajari mengenai Otomotif dan Elektronik.


Bergabung Dengan Sabyan Gambus


Dalam "Biografi Nissa Sabyan", diketahui Nissa pertama kali bertemu dengan Ahmad Fairuz, salah satu anggota Sabyan Gambus, di sebuah pesta pernikahan


Ayus, pemain keyboard dari grup musik gambus ini, kemudian mengajak Nissa bergabung dengan Sabyan Gambus sebagai penyanyi Gambus.


Nissa pertama kali mempelajari lagu-lagu pop, dan kemudian mulai mempelajari lagu-lagu gambus. Sejak saat itu, grup musik ini berkembang dan dikenal luas di masyarakat.


Grup Musik Sabyan


Sabyan Gambus

Grup musik Gambus Sabyan dipimpin oleh Khoirunnisa, atau yang lebih dikenal sebagai Nissa (penyanyi), Anisa Rahman (penyanyi 2), Ayus (keyboard), Kamal (pemain gendang), Tebe (pemain biola) dan Sofwan (MC). Sebagian besar dari mereka adalah lulusan pesantren.


Grup musik mereka awalnya berpartisipasi dalam banyak acara dari pernikahan hingga pernikahan. Kemudian di tahun 2017, grup musik tersebut mulai mengupload video pertamanya ke channel YouTube.


Lagu-lagu shalawat yang di-cover oleh grup musik gambus ini adalah Ya Maulana, Deen Assalam, Ya Jamalu, Law Kana Bainanal Habib, Ya Habibal Qolbi, Rahman ya Rahman, Ya Asyiqol Musthofa, Ahmad Ya Habibi, Ya Taiba, Qomarun, Assalamualaika ya Rasulullah.


Populer di Youtube


Sabyan Youtube

Pada tahun 2018, Grup Musik Sabyan Gambus menjadi populer dan hits di Youtube. Lagu shalawat yang dibawakan oleh Nissa sangat populer di channel youtube bahkan menjadi trending nomer satu di channel Youtube.


Oleh karena itu, tidak heran jika tidak terhitung banyaknya video musik shalawat mereka yang telah ditonton sampai ratusan juta kali, terutama video shalawat yang berjudul Ya Maulana, Deen Assalam, Ya Habibal Qolbi dan Ya Assiqol.


Subscreiber YouTube Grup Musik Sabyan Gambus bahkan mencapai 3 juta pengguna di YouTube. Sejak lonjakan popularitas di tahun 2018, Nissa Sabyan yang memiliki Instagram di @nissa_sabyan memiliki sekitar 5 juta pengikut.


Dapat Penghargaan dari KPI dan MUI


Pada 2018 Nissa Sabyan pernah mendapatkan penghargaan sebagai penyanyi muda inspiratif di acara puncak Anugerah Syiar Ramadhan. Penghargaan tersebut diberikan oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).


Dituding Sebagai Pelakor


Nissa Sabyan dan Ayus

Nama Nissa Sabyan mendadak ramai diperbincangkan netizen di sosial media. Bahkan, nama Nissa sampai menjadi trending di Twitter Indonesia.


Pasalnya, vokalis berusia 21 tahun ini dituding sebagai pelakor atau perebut laki orang karena telah berselingkuh dengan Ahmad Fairuz alias Ayus.


Adik Ayus, Fadhila Nova, mengungkap isu tersebut. Ia menyebut keluarga sudah mengetahui perselingkuhan itu sejak dua tahun lalu dan Nissa merupakan orang ketiga dalam rumah tangga kakaknya.


"Untuk kasus perselingkuhan mereka memang itu benar. Ada pengakuan juga dari abang saya dan Nissa, mereka saling mencintai," kata Fadhila Nova.


"Iya betul, orang ketiganya adalah Nissa Sabyan," tambahnya.


Istri Ayus, Ririe Fairus, telah mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Utara. Ririe baru menjalankan sidang cerainya pada 17 Februari 2021 kemarin.


Hingga saat ini, baik dari pihak manajemen Sabyan Gambus atau Nissa Sabyan sendiri masih belum memberikan klarifikasi apa pun.

Sejarah Baru Bank Syariah Indonesia, Jadi yang Terbesar di Indonesia

Sejarah Baru Bank Syariah Indonesia, Jadi yang Terbesar di Indonesia


PT Bank Syariah Indonesia Tbk (disingkat BSI) adalah Lembaga Perbankan Syariah. Bank ini resmi beroperasi mulai Senin, 1 Februari 2021, dahulu bernama Bank Jasa Arta, lalu diambil alih Bank Rakyat Indonesia, menjadi Bank Umum Syariah pada 2008. UUS Bank BRI digabung pada 2009. Kemudian Pada 1 Februari 2021, bank ini melakukan merger dengan Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah dan pada saat yang sama, berganti nama menjadi Bank Syariah Indonesia.


Hasil penggabungan itu, menjadikan bank yang dipimpin oleh Hery Gunardi ini sebagai bank syariah terbesar di Indonesia sekaligus menempatkannya dalam daftar 10 besar bank terbesar di Indonesia dari sisi aset.


Total aset BSI sampai dengan bulan Desember 2020 sekitar Rp 214,6 triliun, modal inti lebih dari Rp 22,60 triliun, total Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp 210 triliun, serta total pembiayaan Rp 157 triliun.


Dilihat dari jaringan layanannya, BNI Syariah saat ini 68 Kantor Cabang, 300 Kantor Cabang Pembantu, 13 Kantor Kas, 8 Kantor Fungsional, 23 Mobil Layanan Gerak, 55 Payment Point, 202 Mesin ATM BNI dan 1.500 Outlet.


Sedangkan BRI Syariah memiliki 57 Kantor Cabang, 215 Kantor Cabang Pembantu, 10 Kantor Kas, 12 Unit Mikro Syariah, 2.209 Kantor Layanan Syariah, 387 mesin EDC, 539 Mesin ATM, 25 Mobil ATM, 522 Laku Pandai.


Mandiri Syariah memiliki 1 Kantor Pusat dan 1.736 jaringan kantor yang terdiri dari 129 kantor cabang, 398 kantor cabang pembantu, 50 kantor kas, 1000 layanan syariah bank di Bank Mandiri dan jaringan kantor lainnya, 114 payment point, 36 kantor layanan gadai, 6 kantor mikro dan 3 kantor non operasional di seluruh propinsi di Indonesia, dengan akses lebih dari 200.000 jaringan ATM.


Sehingga, bila ditotal, BSI akan didukung oleh lebih dari 1.100 Kantor Cabang, sekitar 200.741 jaringan ATM yang tersebar di seluruh Nusantara.


Hal itu, membuat pemerintah optimis, BSI bisa menjadi top 10 bank syariah terbesar di dunia dari sisi kapitalisasi pasar dalam kurun waktu 5 tahun ke depan.


Pasca merger, Bank Hasil Penggabungan akan memiliki susunan kepengurusan yang diperkuat oleh 10 direksi. Berikut ini susunan komisaris dan direksi BSI sesuai hasil RUPSLB BRIS 15 Desember 2020:


Susunan Komisaris dan Direksi Bank Syariah Indonesia atau BSI



Komisaris
Komisaris Utama : Mulya E. Siregar
Komisaris : Suyanto
Komisaris : Masduki Baidlowi
Komisaris : Imam Budi Sarjito
Komisaris : Sutanto
Komisaris Independen : Bangun S. Kusmulyono
Komisaris Independen : M. Arief Rosyid Hasan
Komisaris Independen : Komaruddin Hidayat
Komisaris Independen : Eko Suwardi
Dewan Pengawas Syariah (DPS)
Ketua DPS : Mohamad Hidayat
Anggota DPS : Oni Syahroni
Anggota DPS : Hasanudin
Anggota DPS : Didin Hafidhuddin
Direksi
Direktur Utama : Hery Gunardi
Wakil Direktur Utama I : Ngatari
Wakil Direktur Utama II : Abdullah Firman Wibowo
Direktur Wholesale Transaction Banking : Kusman Yandi
Direktur Retail Banking : Kokok Alun Akbar
Direktur Sales and Distribution : Anton Sukarna
Direktur IT : Ahmad Syafii
Direktur Risk Management : Tiwul Widyastuti
Direktur Compliance and Human Capital : Tribuana Tunggadewi
Direktur Finance and Strategy : Ade Cahyo Nugroho


Beberapa poin penting dari terbentuknya BSI (Bank Syariah Indonesia)


Makna logo

Seiring legal merger, logo BSI pun diperkenalkan langsung oleh Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia, Hery Gunardi. 



Hery menjelaskan, logo perusahaan bernuansa hijau dan putih. Logo tersebut bertuliskan BSI dengan bintang berwarna kuning di ujung sebelah kanan dari tulisan. Di bawah tulisan BSI tersemat kata "Bank Syariah Indonesia". 


Adapun bintang berwarna kuning memiliki 5 sudut. Kelima sudut pada bintang itu merepresentasikan 5 sila pancasila dan 5 rukun islam.


"BSI jadi representasi Indonesia baik di tingkat nasional maupun di tingkat global. Logo BSI memiliki bintang bersudut 5, ini merepresentasikan 5 sila pancasila dan 5 rukun islam," ucap Hery. 


Kode saham BSI 

Nama BSI resmi menjadi nama pengganti dari BRI Syariah. BRI Syariah ini merupakan bank yang menerima penggabungan (survivor entity) dari 3 bank syariah BUMN. 


Dengan begitu, kode saham BSI di Bursa Efek Indonesia (BEI) menggunakan kode BRIS. 


Adapun komposisi pemegang saham terbesar jatuh kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan porsi 51,2 persen saham. Diikuti oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) 25,0 persen, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) 17,4 persen, DPLK BRI - Saham Syariah 2 persen, dan publik 4,4 persen.


Struktur pemegang saham tersebut berdasarkan perhitungan valuasi dari masing-masing bank peserta penggabungan. 


Rasio keuangan BSI 

Dengan merger, bank syariah terbesar di RI ini memiliki aset yang besar, yakni mencapai Rp 240 triliun dengan modal inti lebih dari Rp 22,6 triliun. Jumlah aset dan modal inti tersebut menempatkan Bank Hasil Penggabungan dalam daftar 7 besar bank terbesar di Indonesia dari sisi aset. 


BSI pun akan menjadi top 10 bank syariah terbesar di dunia dari sisi kapitalisasi pasar dalam 5 tahun ke depan. 


Dari sisi pembiayaan, pembiayaan yang disalurkan BSI mencapai Rp 157 triliun. Sementara kumpulan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp 157 triliun.


Hery bilang, BSI bakal menyasar seluruh segmen masyarakat lantaran ditunjang oleh sistem IT yang baik. Tercatat ada lebih dari 1.200 cabang dan 1.700 jaringan ATM, serta didukung oleh 20.000 orang karyawan yang tersebar di seluruh Indonesia. 


Segmen bisnis BSI 

Hery menuturkan, penggabungan 3 bank syariah BUMN bakal membuat BSI mampu menyasar seluruh segmen dari UMKM hingga korporasi. 


Sebab, ketiga bank syariah tersebut akan membawa ciri khas masing-masing dalam satu emiten. 


Di segmen ritel, BSI akan memiliki ragam solusi keuangan dalam ekosistem Islami, seperti terkait keperluan ibadah haji dan umrah, ZISWAF, pendidikan, kesehatan, remitansi internasional, dan layanan dan solusi keuangan lainnya berlandaskan prinsip syariah.


Sedangkan di segmen korporasi dan wholesale, BSI akan masuk ke dalam sektor-sektor industri yang belum terpenetrasi maksimal oleh perbankan Syariah. 


Perseroan akan menyasar investor global lewat produk-produk syariah. 


BSI pun yakin akan dapat turut membiayai proyek-proyek infrastruktur yang berskala besar dan sejalan dengan rencana Pemerintah dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. 


Di segmen UKM dan Mikro, BSI mendukung para pelaku UMKM melalui produk dan layanan keuangan Syariah yang sesuai dengan kebutuhan UMKM. 


"Fokus BSI adalah menumbuhkan segmen UMKM dalam ekosistem yang terintegrasi melayani segmen ritel dan konsumer, serta mengembangkan segmen wholesale dengan produk yang inovatif, termasuk pengembangan bisnis global, seperti global sukuk," begitu kata Hery.


Sumber : 

https://finance.detik.com/moneter/d-5357755/jadi-yang-terbesar-di-ri-ini-profil-bank-syariah-indonesia

https://finansial.bisnis.com/read/20210127/231/1348808/beroperasi-1-februari-2021-ini-logo-dan-susunan-direksi-bank-syariah-indonesia

https://money.kompas.com/read/2021/02/02/091724726/serba-serbi-bank-syariah-indonesia-yang-perlu-diketahui